Laha, 30 Juli 2026.- Pemerintah Negeri Laha menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya konkrit percepatan penurunan dan pencegahan angka stunting di tingkat desa. Acara yang berlangsug di Balai Pertemuan Negeri Laha ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakatdan instansi terkait.
Rembuk Stunting ini merupakan forum musyawarah untuk mendiskusikan hasil analisis situasi, menentukan prioritas penanganan, serta menyusun rencana kerja pencegahan stunting yang nantinya akan di integrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Negeri (RKPNeg) dan APBNeg.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pemerintah Negeri Laha Bapak M Yasir Mewar. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk menciptakan generasi Negeri yang sehat dan cerdas. Dalam sesi pemaparan, Kader Pembangunan Manusia (KPM) memaparkan konfergensi stunting di Negeri Laha, termasuk data balita stunting, ibu hamil resiko tinggi serta kondisi akses sanitasi dan air bersih.
Berdasarkan hasil diskusi kelompok, disepakati beberapa rekomendasi program prioritas yang akan di danai melalui anggaran desa, antara lain :
1. Pemeberian Makanan Tambahan untuk baik dan balita, remaja dan lansia.
2. Pemberian Makanan Tambahan untuk ibu hamil
3. Pemberian Makanan Tambahan bagi anak stunting dan gizi kurang
4. Kelas Ibu Hamil
5. Pelatihan atau Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu
6. Alat dan Stik HB bagi remaja putri
7. Alat dan Stik Gula Darah, Kolestrol dan Asam Urat bagi lansia
8. Penyediaan Seragam bagi Kader Posyandu, KPM dan BKB
9. enambahan Kader KPM bagi masing-masing Posyandu
10. Pembangunan gedung dan penyediaan sarana dan prasaran bagi PAUD
11. Monev atau Evaluasi Triwulan untuk anak stunting
12. Mendatangkan Dokter Spesialis Anak guna pemeriksaan menyeluruh bagi anak.
Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara komitmen bersama penanganan stunting oleh Kepala Pemeritah Negeri, Ketua Saniri, Perwakilan Puskesmas, dan Unsur Musyawarah. Dengan terselengarannya Rembuk Stunting ini, Negeri Laha berkomitmen mewujudkan zero stunting guna menciptakan generasi penerus yang sehat, unggul dan produktif.